Kemarin, setelah sehari sebelumnya sudah ke Temanggung untuk DP katering, saya kembali meluncur ke kota yang berjarak kurang lebih 20 km dari Magelang ini. Tujuannya jelas untuk booking tempat order undangan di Sourdjan. Karena menurut keterangan Mbak Nanda, si empunya percetakan cuhui ini, untuk undangan hardcover, Sourdjan hanya menerima order 2000 lembar per bulannya, untuk menjaga kualitas. Lahhh kalo ngga cepet2 booking, bisa2 diserobot orang dunk .. Hehe .. ^^

Sampai di Gendengan, lokasi Sourdjan, saya ketemu langsung ma Mbak Nanda. Saya ungkapkan kalo saya jadi order undangan disana, tapi untuk jumlahnya belum fix, pokoknya sekitar 500 lembar atau lebih, jadi saya dapat gratisan foto prewedding gitu. Yippy .. ^^ Sekalian booking waktu untuk foto, yaitu tanggal 28 atau 29 Maret 2009, pas saya pulang dan Maz pun cuti. Untuk undangannya sendiri, saya pake hardcover, ukuran kurang lebih 28 x 15 cm, kertas tipe Jasmine tebal, warna maroon untuk luaran dan warna krem untuk bagian dalamnya, untuk sampul semua di emboss emas, sementara bagian dalam hanya nama pengantin saja yang di emboss emas. Sementara detailnya sih itu dulu ya, saya penginnya yang simpel2 aja kok .. Tapi nanti pasti berkembang lagi lah ya. Mbak Nanda bilang nanti konsultasi via email aja, biar ngga repot bolak balik. Sip deh, sepakat .. Oh ya, untuk harga, Sourdjan memasang harga untuk undangan yang saya mau itu 5000 IDR per lembarnya. Mudah2an kalo jumlahnya memungkinkan, harga bisa dikurangi lagi ya .. ^^

Untuk pembayaran, ketika sudah ada kesepakatan order, konsumen bayar tanda jadi sebesar 200K IDR, setelah foto tambah 30 %, final layout undangan tambah 30 % lagi. Sisanya ( 40 % ) diserahkan ketika barang sudah jadi dan siap diantar / diambil. Yup, kemarin saya juga sudah mentransfer tanda jadi sebesar 200K IDR.

Hmm .. Kelebihan Sourdjan dalam melayani konsumennya tuh pake pendekatan kekeluargaan, jadi kesannya kita merasa amat diterima disini. Selain itu, Mbak Nanda dan Mas Agung, suaminya, memelihara kepercayaan konsumen banget, karena mereka berdua percaya kalo konsumen lah yang membuat Sourdjan besar. Selama ini Sourdjan ngga pernah pasang iklan, woro2 atau punya website yang mempublikasikan keberadaan mereka, tapi order ngga pernah sepi, ngga cuma dari sekitaran Temanggung, tapi juga dari luar kota, bahkan luar Jawa. Itu semua karena konsumen yang puas dengan kerjaan Sourdjan kemudian secara tidak langsung mempromosikan percetakan undangan yang ruangannya didominasi warna ungu itu. Hmm .. Nice .. ^^